Nikmati Masa Peminjaman di Liga 2, Gianluca Petik Pelajaran Berharga

Bolanusantara - Kiper Borneo FC, Gianluca Pandeynuwu menceritakan perjalanan kariernya bersama Borneo FC.  Dia sempat merasakan dipinjamkan ke klub Liga 2, PSPS Pekanbaru pada tahun 2017. Bukannya menyerah, Gianluca justru memetik pelajaran berharga.

Menurut pemain berusia 22 tahun, masa peminjaman di PSPS merupakan kesempatan baginya untuk mengembangkan kemampuannya melalui jam bertanding yang cukup.

PSPS Pekanbaru pun memiliki peran penting bagi pemain yang biasa disapa Gian tersebut. Berkat penampilannya yang luar biasa bersama PSPS Pekanbaru, ia akhirnya kembali dipanggil untuk memperkuat Borneo FC pada tahun 2018 lalu. Masa-masa bersama PSPS Pekanbaru itulah yang disebut Gianluca Pandeynuwu sebagai masa persiapan.

 

Baca juga: 5 Kiper Langganan Timnas Indonesia Yang Terpinggirkan Era Shin Tae Yong

 

“Dapat pengalaman main utamanya karena waktu di PSPS dapat kesempatan main terus dan dapat di aplikasikan ke Liga 1. Jadi ibaratnya persiapanlah,” kata kiper kelahiran 9 November 1997.

Gian akhirnya kembali bergabung dengan Borneo FC dan harus memperebutkan satu pos penjaga gawang yang sebelumnya diisi nama-nama beken seperti Muhammad Ridho dan Nadeo Argawinata.

Kesempatan bagi Gianluca Pandeynuwu untuk merasakan atmosfer Liga 1 mulai terbuka lebar. Pada 2019, M. Ridho memilih hengkang dari Borneo FC dan bergabung bersama Madura United. Alhasil, dia pun naik kelas sebagai kiper kedua Borneo FC mendampingi Nadeo Agrawinata.

Kesempatan menjadi kiper utama Borneo FC hadir pada Liga 1 2020 setelah Nadeo Argawinata memutuskan hijrah ke Bali United.

Praktis Gianluca Pandeynuwu naik menjadi kiper utama. Dia mengungkapkan jika selama perjalanan kariernya dia mencoba bersikap profesional seperti saat meninggalkan PSPS Pekanbaru dan kembali ke Borneo FC, meski belum mendapat menit bertanding yang cukup waktu itu.

 

Baca juga: TC Timnas Indonesia Bersama Shin Tae-yong Mundur Sepekan

 

Dia tidak menyesal kembali ke Borneo FC, ketika saat bermain untuk PSPS Pekanbaru, ia mendapat menit bermain banyak. Dia memilih bersikap profesional dan berupaya meningkatkan kemampuannya.

“Kita kan profesional, di mana kita main selalu kasih yang terbaik aja. Habis kontrak ya balik Borneo FC tetap fokus di Borneo lagi," ucap anak dari pasangan Hendra Pandeynuwu dan Imelda Londa.

"Jadi kalau kita mikirnya sedih galau, kita belum bisa move on dari sebelumnya, kan, makin berat nanti di tim berikutnya. Jadi setelah itu balik Borneo, ya fokus saja, jadi tidak mikir sedih,” pungkasnya.

 

Note: Ayo Mainkan, menangkan, kumpulkan poin sebanyak-banyaknya dan rebut hadiah keren dengan hanya memainkan Game Seru Bola Nusantara! Caranya Download dulu aplikasinya di sini

Berita Terkait