Tanggapi Rumor Soal Naturalisasi Pemain Brasil, Bung Towel: Kayak Lawakan

“Saya lihat ada 5-6 pemain dari Brasil yang dititipkan klub-klub, itu merupakan program PSSI untuk naturalisasi tahun depan. Sangat-sangat kaget. Posisi U-20 dan U-17 itu tentang pengembangan sepak bola,” ucapnya.

Menurutnya, regulasi naturaliasi makin ke sini makin ketat. Harus ada hubungan yang jelas. Ada garis darah yang kuat, entah itu ada hubungan dari ayah, ibu atau neneknya. Atau setidaknya, tinggal 5 tahun di Indonesia.  Tapi, lima pemain brasil ini akan diproyeksikan, dan diprogramkan untuk tahun depan.

“Saya lihat ada 6-5 pemain dari Brasil yang dititipkan klub-klub, itu merupakan program PSSI untuk naturalisasi tahun depan. Piala dunia U-20 gimana ceritanya itu, terkait regulasi. Ini bahaya lho,” bebernya.

“Suriah pernah di-expelled (dikeluarkan), gara-gara menggunakan pemain yang dianggap FIFA tidak eligibel,” ujarnya lagi.

 

 Baca juga : Osas Saha Bicara Keistimewaan Orang Indonesia Dibanding Malaysia

 

Dikatakannya, Federasi Sepak Bola Dunia, FIFA sangat concern dengan pengembangan sepak bola di usia muda. Tahun 1930 sampai 1974 hanya ada Piala Dunia (senior) dan Olimpiade. FIFA pada 1977, baru menggelar piala dunia U-20 di Tunisia.

“itu pengembangan dan jarang ada isu tentang naturalisasi. Saya hampir tidak pernah mendengar, U-20, U-17, terlibat dalam naturalisasi,”tuturnya .

Menurutnya, publik tidak berharap ada naturalisasi. Publik menuntut keseriusan PSSI, keseriusan timnas. Naturalisasi, ini keputusan gegabah dan ngawur, serta keputusan menghianati pembinaan sepak bola di kelompok umur.

“Jangan ngomong pembinaan sepak bola, kalau ujungnya naturalisasi. Ini yang paling menyedihkan, naturalisasi, merampas/mengambil mimpi, yang sejak kecil belajar di SSB, di klub-klub. Saya akui saya sedih,” ucapnya.

Note: Ayo Mainkan, menangkan, kumpulkan poin sebanyak-banyaknya dan rebut hadiah keren dengan hanya memainkan Game Seru Bola Nusantara! Caranya Download dulu aplikasinya di sini

Berita Terkait